Media Cakrabuana
Foto Ilustrasi

Usut Dugaan Korupsi Berjamaah Pungutan Retribusi IMB SPBU Pamolokan Sumenep

Editor : Ridho

SumenepMediaCakrabuana.com ;

Menjadi dasar dan syarat mutlak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang harus dimiliki sebelum melakukan kegiatan pembangunan. Sementara kendati tidak memiliki IMB, salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Sumenep ini sudah melakukan aktivitas beroperasi, termasuk SPBU Pamolokan.

SPBU Pamolokan, melakukan kegiatan pembangunan gedung kantor baru, pembangunan tersebut ada dugaan pelanggaran dan menyalahi aturan yang dilakukan oleh pemilik SPBU. Dimana, bangunan dan gedung kantor SPBU hingga beroperasinya saat ini diduga kuat tidak memiliki IMB, sebelumnya sudah di beritakan media cakrabuana.com.

Sisi lain, diketahui temuan dilapangan oleh Rahmad Ariadi Kepala Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep, temuan tersebut Rahmad menerangkan melalui surat bernomor : 141/5/435.401.105/202 perihal Permohonan Peninjauan Izin IMB SPBU Pamolokan, surat tersebut ditujukan kepada Bupati Sumenep tertanggal 23 Agustus 2021.

Isi dalam surat, menjelaskan selama menjabat Kepala Desa Pamolokan Rahmad Ariadi belum pernah menandatangani berkas IMB SPBU Pamolokan, dan Rahmad juga meminta ketegasan dari pihak yang berwenang untuk dilakukan tindakan tegas atas dugaan pelanggaran nya.

Dalam kata keterangan itu, kami mengungkapkan dugaan korupsi berjamaah menjadi pertanyaan besar untuk DPMPTSP setempat dan sejumlah pihak untuk pengusutan Retribusi IMB yang dipungut dari pemohon IMB (SPBU Pamolokan, red), dalam pungutan Retribusi tersebut diduga tidak disetorkan ke Kasda Kabupaten Sumenep.

Dilanjutkan oleh kami konfirmasi dan verifikasi pada DPMPTSP Kabupaten Sumenep, tentang legalitas yang dikantongi oleh SPBU tersebut. Djohartatik, SE Kabid Pengendalian dan Penyuluhan DPMPTSP Kabupaten Sumenep menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti pemberitaan kemaren dengan pemanggilan terhadap SPBU tersebut, serta menurunkan tim untuk croscek ke lokasi.

“Kami sudah turun kelapangan pak, guna menindak lanjuti pemberitaan Media online Cakrabuana.com terkait masalah IMB SPBU Pamolokan, dan saat ini pihak SPBU telah mengajukan permohonan untuk menerbitkan IMB namun masih dalam proses,” ucap Tatik. Selasa (07/09/2021).

Bukan itu saja, tim media ini juga menanyakan perihal Retribusi dan Piutang Retribusi IMB SPBU Pamolokan yang wajib disetor oleh pihak pengelola SPBU pada pemerintah. Namun Tatik secara lugas menjelaskan bahwa masalah tentang Retribusi bukan ranah bidang nya.

“Mohon maaf, untuk perihal Retribusi kami tidak paham dan bukan ranah kami,” tutur nya.
Bersambung …….!!!

Reporter Liputan :

Ridhawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.